penelitian,kegiatan ilmiah,publikasi

Powered by Blogger.

Pentingnya Kegiatan Ilmiah Bagi Guru

Budiyono Dion, PTK Publikasi



Pentingnya Kegiatan Ilmiah Bagi Guru

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Indragiri Hulu akan menaja workshop menulis karya tulis ilmiah yang akan diikuti 110 guru se-Kabupaten Inhu.(GORIAU.COM)

Membaca berita tersebut, cukup menarik bagi kalangan guru saat ini. Sebab, workshop menulis karya tulis ilmiah merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dari seorang guru. Berdasarkan Permenneg PAN dan RB Nomor 16 tahun 2009 tertanggal 10 Nopember 2009 Bab I Ketentuan Umum pada Pasal 1 butir 5, dimaksudkan sebagai pengembcmgan keprofesian berkelanjutcm adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai kebutuhan, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitas guru.
Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu dari unsur utama yang kegiatannya dapat diberikan angka kredit. Sedangkan unsur utama yang lain seperti dijelaskan pada bab V pasal 11 adalah: Pendidikan dan Pembelajaran/Bimbingan dan Tugas tertentu.
Unsur kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) terdiri dari tiga macam kegiatan, yaitu:
1.      Pengembangan Diri (rnengikuti diklat fungsional, dan mengikuti kegiatan kolektif guru)
2.      Publikasi Ilmiah, (presentasi pada forum ilmiah, hasil penelitian bidang pendidikan formal, buku eks pelajaran, buku pengayaan/pedoman guru)
3.      Karya Inovatif (menemukan teknologi tepat guna menemukan/menciptakan karya seni, membuat/ memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum, dan mengikuti pengembangan penyusunan standard, pedoman, soal dan sejenisnya).
Berdasarkan lansiran goriau.com, "Workshop karya tulis ilmiah ini akan diikuti sekitar 110 guru SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Inhu yang akan dilaksanakan selama tujuh hari, yaitu 2-8 Juni 2014 yang bertempat di Gedung SMPN 1 Rengat",ujar Ketua PGRI Inhu Ardimis, SPd, didampingi sekretarisnya Hefnan Endri, MPd, Rabu (28/5/2014) di Rengat.
Dikatakannya, tujuan workshop ini untuk mengasah kemampuan para guru yang ada di Inhu dalam menulis karya ilmiah. "Karya tulis ilmiah yang dibuat para guru tersebut nantinya bisa digunakan sebagai bahan kenaikan pangkat apabila karya tulis tersebut sudah dipublikasikan," jelasnya.
Jika karya ilmuiah yang dibuat peserta tersebut sudah dipublikasikan, baik melalui media cetak, elektronik maupun majalah serta berbentuk sebuah buku, nantinya bisa dijadikan bahan untuk kenaikan pangkat. Namun sebelumnya tentu melalui proses penilaian oleh tim penilai.
Adapun tim penilai, untuk golongan 3-4A, akan dililai oleh tim penilai karya ilmiah kabupaten. Untuk golongan 4B akan dinilai oleh tim penilai karya ilmiah yang berasal dari Lembaga Penguji Mutu Pendidikan (LPMP) Riau yang ada di Pekanbaru. Sedangkan untuk golongan 4B ke atas, akan dinilai oleh tim penilai karya ilmiah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, tukas Ardimis yang diamini Hefnan yang juga Sekretaris Disdik Inhu itu.
Sebuah upaya yang patut dihargai dari penyelenggaraan workshop ini, mengingat persyaratan untuk kenaikan pangkat berdasarkan Permen sekarang ini cukup menjadi kendala dalam rangka kenaikan pangkat guru.
 
0 Komentar untuk "Pentingnya Kegiatan Ilmiah Bagi Guru"

Mohon Anda berkenan meninggalkan komentar

Back To Top