penelitian,kegiatan ilmiah,publikasi

Powered by Blogger.

Penelitian Harus Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat

Budiyono Dion, PTK Publikasi



Penelitian Harus Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat

Tidak ada penelitian jika tidak ada nilai kemanfaatan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian seharusnya dilakukan sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Kalau tidak, hasil penelitian hanya sia-sia belaka.

PRLM- Menteri Riset teknologi dan Pendidikan tinggi, Prof H. Muhamad Nasir Ph.D mengatakan pengembangan hasil penelitian pertanian masih banyak dihadapkan pada kendala, sehingga realisasi penerapannya baru mencapai 80 persen.
Oleh karena itu ke depannya pengembangan hasil penelitian harus bisa diterapkan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu dikatakan menristek dan PT saat melakukan kunjungan kerja ke kantor regional I PT. Sang Hyang Seri di Sukamandi Kabupaten Subang, Senin (12/1/2015).
Dalam kunjungan kerjanya, menteri melakukan pertemuan di Aula Sang Hyang Seri dengan sejumlah petinggi SHS membahas penerapan hasil penelitian yang selama ini diterapkan SHS.
Menteri mengatakan dirinya datang ke SHS untuk meninjau penerapan maupun pengembangan hasil riset di sini, apakah hasilnya sudah sesuai atau belum.
Selain itu, pihaknya ingin mengetahui pula apakah ada kendala dalam pengembangan dan penerapan serta sejauh mana bisa membantu meningkatkan kualitas produksi benih padi di SHS.
"Keberadaan SHS ini titik beratnya pada pengembangan hasil riset pertanian. Namun saat ini masih banyak kendala, sehingga hasil penelitan yang bisa diterapkan baru 80 persen,” ujarnya.
Menteri mencontohkan, hasil penelitian BATAN yaitu varietas padi Si Denok itu produksinya bisa mencapai 9 - 10 ton per hektar. Namun saat kembangkan di SHS hasilnya belum sesuai harapan, baru bisa mencapai 6 - 7 ton.
"Jadi hal ini perlu dikaji ulang atau dicari apa yang menjadi penyebabnya, kenapa hasil dilapangan tidak sesuai dengan hasil penelitian," katanya.
Dikatakannya, ke depan produktivitas padi hasil riset harus bisa dirasakan manfaatnya oleh petani. Selain itu pihaknya meminta harus ada masukan pula dari petani, itu penting untuk penelitian lanjutan.
"Ke depan pengembangan hasil penelitian akan bekerjasama Apindo dan Perguruan Tinggi. Kami ingin penelitian ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat bukan pada keinginan atau kemauan peneliti. Tujuannya bila sesuai kebutuhan masyarakat, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Sementara itu Direktur Produksi SHS, Gigih Dwikurwanto mengatakan selama ini realisasi hasil penelitan yang diterapkan di SHS belum sesuai dengan hasil pada saat penelitian berlangsung.
Realisasinya baru ada pada kisaran 75 persen. Misalnya, hasil produksi padi masih banyak buturan hampa, sehingga hasilnya tidak sesuai dengan produksi hasil penelitian.
"Banyak factor yang mempengaruhi, sehingga hasilnya belum maksimal, seperti areal pertanian selalu kekurangan air, air irigasi tercemar serta masih terjadinya kelangkaan pupuk,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya meminta kementerian Riset dan teknologi bisa membantu pengembangan dan penerapannya baik oleh kementerian maupun Perguruan Tinggi, sehingga hasilnya bisa sesuai harapan para petani yaitu meningkatkan produktivitas hasil panen.
"Kami hingga saat ini masih membutuhkan berbagai inovasi terbaru untuk dikembangkan di SHS, dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional tiga tahun kedepan,” tuturnya.(Yusuf Adji/A-89/dio).
Tag : Penelitian
0 Komentar untuk "Penelitian Harus Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat"

Mohon Anda berkenan meninggalkan komentar

Back To Top