Guru
Menulis Membantu Kegiatan Belajar Mengajar
Rekan
guru dan calon guru dimana saja berada.
Kita perlu merenungkan dan
membenarkan ucapan seorang praktisi komunikasi, Aat Surya Syafaat. Dia
mengatakan bahwa, budaya menulis dan membaca membantu kegiatan
belajar-mengajar, khususnya pada lembaga pendidikan dan masyarakat secara umum.
(REPUBLIKA.CO.ID). Mengapa hal ini bisa terjadi?
Kita
tahu, kegiatan memulis perlu riset, perlu mengamati, perlu membaca dan belajar
bayak tentang apa yang akan kita tulis. Menulis membutuhkan referensi yang
cukup untuk menghasilkan tulisan yang bermakna.
Kita banyak belajar dan belajar. Sehingga apa yang kita tulis mengalir
begitu saja dari pena kita,dan hasilnya
dapat bermanfaat pada banyak orang.
Membaca
dan belajar menjadikan kita pandai. Kita bisa pandai tidak lepas dari kegiatan
membaca dan belajar. Membaca dan menulis dua hal yang tidak dapat dipisahkan
antara satu dengan lainnya. Walaupun kita juga tahu, banyak metode lain yang dapat
digunakan agar seseorang menjadi pandai dan cerdas. Namun membaca dan belajar
menjadi jalan utama kita bisa pandai.
Budaya
menulis membantu kita dalam memperlancar hubungan dan interaksi sosial antar
individu, kelompok masyarakat, bahkan antar bangsa, serta memperlancar hubungan
kerjasama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, bahkan dapat mendamaikan
persoalan sengketa antar bangsa. Melalui tulisan, kita bisa memberikan
sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan lainnya,
demi meningkatkan kesejahteraan umum.
Sehingga, sampai dengan kini tulisan masih tetap menjadi media
komunikasi yang efektif.
Kita
dapat menyimak bukunya Bung Hatta, yang berjudul, "Mendayung Antara Dua
Karang". Buku itu ditulis oleh Bung Hatta ketika beliau ditahan penjajah
Balanda di penjara Boven Digul. Karya bukunya itu menjadi "basic"
politik luar negeri Indonesia yang “bebas aktif”.
Demikian
juga dengan Bung Karno, beliau menulis buku berjudul, "Di Bawah Bendera
Revolusi". Buku itu ditulis Bung Karno saat Beliau ditahan di penjara
Sukamiskin, Bandung. Bukunya itu dapat menginspirasi generasi muda dengan
nilai-nilai perjuangan. Kedua tokoh pendiri bangsa dan karyanya itu dapat
memotivasi kita, bahwa menulis merupakan aktualisasi diri yang membawa idealisme
untuk masa depan yang lebih baik.
Rekan
guru dan calon guru dimana saja berada.
Dari
beberapa contoh tokoh dan karyanya itu, kita dapat mengambil manfaat, bahwa
betapa besar manfaat sebuah tulisan itu bagi kehidupan kita. Gagasan, idealism
di dalamnya banyak manfaat bagi kehidupan kita.
Begitu juga dengan dunia kita, dunia pendidikan, bukan tidak mungkin
sebuah tulisan dapat memecahkan berbagai persoalan dalam kegiatan belajar kita di dalam kelas.
Tag :
Artikel
0 Komentar untuk "Guru Menulis Membantu Kegiatan Belajar Mengajar"
Mohon Anda berkenan meninggalkan komentar